Penyelenggaraan Ma’had Aly

Ma’had aly merupakan sekolah tingkat tinggi yang menyelenggarakan jenis pendidikan akademik bidang keagamaan Islam. Maksudnya diselenggarakan dengan melalui program sarjana dan atau program pasca sarjana. Program ini setingkat dengan progam pendidikan tinggi yang di selenggarakan oleh badan pendidikan yang lain.

Rumpun ilmu yang dikembangkan oleh Ma’had Aly adalah Ilmu keagamaan Islam dengan pendalaman kekhushusan yang biasa di sebut dengan takhashus disiplin ilmu keislaman tertentu yang meliputi : Lanjutkan membaca “Penyelenggaraan Ma’had Aly”

Pendaftaran izin operasional Pondok Pesantren Ma’had Aly

Pada saat ini selain pondok pesantren setingkat SD, SMP, maupun SMA sudah ada ketentuan tentang Mahad Aly. Pondok pesantren ini ditunjukkan untuk memfasilitasi antusias keinginan dari santri atau wali santri serta pengasuh pondok pesantren memiliki pengakuan secara formal bagi pendidikan tingkat tinggi di lingkungan pesantren. Dalam pendidikan ini santri yang melanjutkan studi di ma’had aly disebut dengan mahasantri.

Ada dua tujuan pendidikan ma’had aly yaitu : Lanjutkan membaca “Pendaftaran izin operasional Pondok Pesantren Ma’had Aly”

Cara Mendirikan yayasan pondok Pesantren

Cara Membuat yayasan pondok Pesantren. Pada saat ini, untuk melegalkan status pondok pesantren, diperlukan SK Menkumham, baik berupa yayasan maupun berupa kumpulan.

Ada hal yang perlu di ketahui bahwa ada perbedaan antara izin operasional pondok pesantren dengan yayasan ponpes. Izin operasional adalah sk yang dikeluarkan oleh kementerian agama dengan format tertentu sebagai bukti keabsahan sebagai lembaga pondok pesantren yang di akui legalitasnya oleh negara dan selanjutnya diberikan piagam izin operasonal, surat keputusan dan juga nomor statistik. Sedangkan yayasan adalah suatu badan hukum non profit yang melakukan kegiatan pada bidang sosial, dalam hal ini adalah pondok pesatren.

pembuatan yayasan pondok pesantren
konsultan membuat yayasan

Selain perbedaan tentang izin operasional ponpes dengan yayasan pondok, didalam sk menkumham pun ternyata masih ada pembagiannya. Yaitu yayasan dan perkumpulan. Jika anda mendatangi notaris untuk membuat sk menkumham bagi lembaga sosial entah TPQ atau madin atau yang lainnya, pastikan terlebih dahulu apakah menginginkan dibuat yayasan atau perkumpulan sebagai naungan lembaga dimaksud.

Untuk mengetahui perbedaan yayasan dengan perkumpulan ada banyak tersebar infonya di internet. Untuk kepentingan lembaga, bisa dikatakan kalau perkumpulan, 1 SK perkumpulan hanya untuk satu lembaga saja, misalnya perkumpulan TPQ maka hanya bisa untuk TPQ, tidak bisa dipakai sebagai pondok pesantren.  sedangkan yayasan bisa membawahi beberapa lembaga. Misalnya TPQ, Madrasah Diniyah Takmiliyah, Pondok Pesantren, Sekolah, MI dan lain sebagainya.

Setelah mengetahui perbedaan antara izin operasional, yayasan, perkumpulan. Berikut dilanjutkan dengan :

syarat mendirikan yayasan pondok pesantren

syarat pendirian yayasan pondok pesantren secara teknis sama saja dengan membuat yayasan secara umum. Adapun hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam rangka mendapatkan sk menkumham yayasan atau perkumpulan adalah :

  1. Menentukan apakah akan membuat yayasan atau perkumpulan sebagai payung hukum dengan menimbang dan mengingat kebutuhan lembaga.
  2. Menentukan pendiri dan pengurus yayasan pondok pesantren (Pembina, Pengawas, Ketua, Sekretaris, Bendahara) beserta peralatan yang diperlukan (kop surat yayasan dan stempel yayasan)
  3. Fotocopy KTP pendiri dan pengurus4. Fotocopy NPWP (nomor Pokok wajib pajak) pendiri dan pengurus

Itulah beberapa hal yang perlu di persiapkan sebelum anda melangkah untuk menuju ke notaris. Langkah pendirian yayasan pondok pesantren. Selanjutnya setelah syarat yang diperlukan dan sudah memilih untuk membuat yayasan atau perkumpulan, maka tindakan yang diperlukan yaitu :

  1. Mendatangi notaris sembari membawa persyaratan yang berlaku
  2. Dari notaris akan di buatkan akta. Dan yang menandatangani akta ini hanya pendiri saja (minimal 2 orang) dan bukan suami istri.
  3. SK Kemenkumham di ajukan oleh notaris
  4. Mencari surat keterangan domisili dari kelurahan dan kecamatan
  5. Pengajuan NPWP Yayasan
  6. Selesai
  7. Kecuali ada persyaratan lain terkait dengan kegiatan yayasan (misalnya pendidikan yang artinya harus mengajukan  izin operasional ke dinas pendidikan)

Sekedar catatan, untuk NPWP yayasan bisa di wakilkan konsultan atau notaris via online dan waktunya sekitar 1 bulan (menurut rekan yang bekerja di  sekitar notaris adalah waktu yang cukup lama)

Bagaimana tentang biaya pembuatan akta notaris yayasan pondok pesantren? Setelah bertanya kepada notaris maupun orang yang bekerja di sekitar wilayah itu, umumnya antara 6-7 juta rupiah. Sedangkan biaya pembuatan sk menkumham untuk perkumpulan lebih murah, mungkin kisaran 2-3 juta rupiah saja.

Akta Pendirian Yayasan Pondok Pesantren

Kenapa diperlukan akta pendirian yayasan pondok pesantren? Baiklah, pada saat ini pemerintah membuat aturan bagi pondok pesantren yang mendapatkan izin operasional diharuskan untuk memiliki SK Menkumham. Sehingga mau tidak mau bagi yang menginginkan legalitas lembaga nya dalam hal ini pontren maka seyogyanya segera mengurus akta sk menkumham baik itu yayasan ataupun kumpulan. Dan persyaratan sk menkumham adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi. Dilain pihak, dengan adanya yayasan atau kumpulan akan menjadikan status lembaga menjadi lebih jelas baik siapa yang berwenang dalam pendanaan maupun membuat SK bagi pengurus lembaga. Dan juga aset dari lembaga menjadi jelas kepemilikannya.Demikian untuk lebih lengkap dan detail dalam pembuatannya bisa di tanyakan dan konsultasikan kepada pejabat notaris terdekat.

Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi Sleman Yogyakarta

Alamat Pondok Pesantren Assalafiyyah Mlangi adalah Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman Yogyakarta. Sedangkan untuk nomor telpon asrama Assalafiyyah I (0274)6499088 / 6499077. Pada saat ini pondok pesantren telah memiliki MTs dan MA tersendiri. Pada zaman dahulu kala sekitar tahun 1997 santri Aliyah ada yang sekolah diluar pondok dengan jarak lumayan dan ditempuh dengan jalan kaki kurang lebih selama 20-30 menit (karena kalau nunggu angkot juga lama yang lewat). Pondok pesantren ini berada dibawah yayasan yang bernama Yayasan Pesantren Assalafiyyah Mlangi.

Disini, berdasarkan penuturan alumni pondok yang pernah menghuni dan nyantri antara tahun 1997-1999. Dan santri tersebut pada waktu itu sekolah di MA luar pondok. Beliau mengisahkan keseharian santri dari subuh sampai saat menjelang tidur (kisah ini berdasarkan keadaan untuk putri, bisa jadi ada perbedaan dengan kisah santri putra). Dari kisah ini akan dicoba menggambarkan profil pesantren, aktivitas santri sehari – hari, keadaan kamar asrama serta fasilitas dan kegiatan penghuni pondok. Dan pada masa itu (1997-2000) jika ingin masuk pondok pesantren ini sudah ada tes ujian masuk.
Dahulu kala kisaran sanah 1998 jumlah santri putri pada kisaran 250 anak yang di tempatkan di kamar kamar yang agak luas. Santri mendapatkan fasilitas lemari dari pondok pesan tren (dipinjami?). akan tetapi jika menginginkan membawa lemari sendiri juga dipersilakan. Di pondok tersedia musholla santri putri dimana kegiatan sholat sunnah malam, sholat subuh, magrib dan isya diwajibkan jamaah disitu.

Santri yang mondok berasal dari berbagai umur. Antara berumur kisaran MTs, MA dan juga anak anak kuliah. Ada beberapa santri yang kuliah di UIN (Universitas Islam Yogyakarta maupun UNY (Universitas Negeri Yogyakarta.

Untuk pakaian keseharian, santri dilarang memakai kaos dan celana panjang, sehingga kalaupun pada waktu tidur malam, walaupun bobo menggunakan celana panjang tetap diharuskan memakai sarung.

Kegiatan santri dari subuh sampai tidur pondok assalafiyyah mlangi

Pada zaman itu dimulai jam 02.00 WIB (dinihari), para santri bangun untuk melaksanakan sholat. Yaitu dengan urutan sholat lail berjamaah, bisa sholat tasbih, sholat hajat, sujud syukur. Yang menjadi imam adalah Ibu Nyai, jika beliau berhalangan maka digantikan oleh pengurus. Kemudian dilanjutkan sholat tahajjud sendiri sendiri. Hal ini diwajibkan bagi semua santri. Bagi para santri yang tidak bangun melaksanakan sholat sunnah waktu dini hari diberikan pendidikan (istilah keren di ta’zir) dengan cara membaca surat sambil berdiri (biasanya surat yasin?). Situasi ini pada waktu sekitar tahun 1997-2000. Entah saat ini bagaimana belum ada keterangan yang bisa di himpun.

santri assalaam
santri selesai sholat

Dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat subuh. Sehabis sholat subuh diteruskan mengkaji kitab tafsir jalalain sampai dengan jam 6 pagi atau bahkan lebih. Selesai mengaji tafsir, selanjutnya aktivitasnya adalah sarapan, mandi, dan persiapan untuk sekolah. Di pondok pesantren ada bangunan untuk kamar mandi. Akan tetapi kamar mandi ini hanya diperbolehkan untuk difungsikan sebagai toilet. Tidak diperkenankan untuk mandi (pada saat tahun itu). Dimana para santri membersihkan badan dan mandi? Mereka menyebutnya blumbang. Iya, mandi di blumbang. yaitu di kubangan/seperti kolah besar bak mandi alami yang terbentuk oleh alam. Kalau di pandang warnanya hijau, akan tetapi kalau diambil ternyata airnya jernih.

baca

Pondok Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, Kehidupan sehari hari santri berdasar kisah alumni

Kehidupan sehari hari di pondok Al Munawwir Krapyak Yogyakarta

Humor Santri mengajari suami belajar masak

Bagi santri putri yang mandi di blumbang pada memakai sarung, dilarang memakai kaos dan celana panjang. Selain itu ada sekat antara blumbang putra dan putri, akan tetapi sepertinya ada juga anak laki yang iseng mengintip (katanya). Selain mandi, kegiatan cuci pakaian juga dilakukan di blumbang ini. Kelebihan dari tempat mandi model blumbang menurut sang santri adalah jika mandi besar praktis, tinggal nggebyur slilem dalam blumbang, selain itu airnya mengalir sehingga keadaan air selalu berganti. Awalnya diakui kalo melihat akan merasa agak bagaimana begitu, akan tetapi setelah mengambil airnya ternyata begitu jernih. Selesai mencuci santri menjemur pakaian di lantai atas.

Untuk sarapan, para santri mempunyai jadwal piket dalam memasak nasi. Masing masing kelompok terdiri dari 5 orang santri yang piket. Kelompok ini dibagi oleh pengurus pondok pesantren. Pada waktu itu sang penutur masih menangi (mengalami) piket masak sayur bersama. Untuk lauk pauk, para santri bisa membeli di warung sekitar yang banyak bertebaran di lingkungan pondok pesantren.

Pada era sebelum tahun 2000, santri makan dua kali dalam sehari yaitu pagi dan malam hari, siangnya diserahkan kepada masing masing untuk memenuhi kebutuhannya.

Selesai mengurus keperluan pribadi, para santri yang sekolah diluar berangkat ke sekolah masing masing. Sedangkan bagi santri takhashus melanjutkan pelajaran di lingkungan pesantren. Pengalaman di waktu masa lampau santri sekolah di luar pondok, lokasi madrasah yang lumayan berjarak dengan pesantren menyebabkan beberapa kejadian dimana santri mengalami keterlambatan, apalagi jika mengaji tafsir selepas subuhnya molor.

Selepas pendidikan di sekolah umum atau madrasah, para santri kembali ke lokasi pondok pesantren, dan bisa istirahat dan aktivitas masing masing sampai dengan waktu asar. Ba’da asar para santri mengaji nahwu sesuai dengan kelas masing masing (jurumiyah, imriti, alfiyah 1, alfiyah 2) sampai dengan jam 5. Kemudian persiapan makan malam. Umumnya bagi santri tahfidz yang tidak kuat banyak yang tidak mengikuti kegiatan diniyah karena sudah banyak menanggung beban berat menghafal kitab suci.

Kegiatan selanjutnya berupa sholat magrib berjamaah di musholla putri dan diikuti mengaji bersama Ibu nyai. Bagi santri yang uzur maupun kondisi haid membaca ziba’ sendiri sendiri sampai selesai (sak rampunge jare sik crito).
Sampai waktu isya santri berjamaah kembali. Kemudian dilanjut dengan mengaji. Dalam kegiatan mengaji malam ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama atau jam pertama adalah mengaji bandongan kitab kuning, jam kedua jawab santri ngaji lagi lupa aku ngaji opo. 😦

Jam 10 malam atau jam 22.00 WIB merupakan waktu bagi santri yang belum mendapatkan giliran mengaji sorogan dipagi hari. Sorogan ini disimak oleh ustad-ustadzah, bukan santri senior. Selanjutnya adalah hafalan nadhom sampai dengan jam 11 malam. Bocan. (bobok cantik memakai sarung)

Begitulah kira kira kegiatan santri dari mulai bangun pagi sampai sampai dengan tidur.

Hukuman di pondok pesantren

Demi ketertiban dan tegaknya santri dalam mematuhi aturan guna menjadi insan yang sholihah berguna bagi agama dan negara, ada beberapa aturan yang merupakan punishment bagi yang melanggar, istilah di pondok ini disebut dengan ta’zir.

  • Tidak mau jamaah – di suruh mengaji sambil berdiri (biasanya surat yasin dan beberapa surat pendek)
  • Mencuri – di sidang sampai dengan dikeluarkan
  • Yang yangan alias pacaran – di sidang sampai dengan dikeluarkan

Catatan unik menarik di pondok pesantren Mlangi

Waktu itu di sekitar banyak konveksi, santri putri yang takhashush ada yang bekerja di luar pondok, menjahit mukena, kaos dagadu ataupun menjadi PRT. Waktu yang di ambil untuk samben ini adalah setelah kegiatan pagi sampai dengan jam 4 sore.

Kegiatan rutin selain kegiatan harian.

Selain kegiatan sehari hari, ada kegiatan rutin yang dilakukan oleh santri, diantaranya ziarah ke makam Kyai Nur Iman Mlangi yang terletak di belakang patok negoro, entah di hari apa yang jelas ada rutinitasnya.

Sedangkan pada malam jumat, kegiatan rutin yang dilakukan adalah berjanjen. Walaupun tidak ada kegiatan rutin latihan pidato, akan tetapi pernah dilaksanakan lomba pidato yang mana akan berguna nanti jika terjun di masyarakat. Sedangkan untuk bimbingan qiroah pun juga tiada. Akan tetapi ada saja mereka yang bersuara indah jika diperlukan untuk menjadi qoriah siap sedia dalam mengemban tugas.

Begitulah sekilas tentang profil pondok pesantren Assalafiyyah Mlangi Sleman Yogyakarta berdasarkan penuturan seingatnya dari salah satu santri yang pernah mondok disana dan sangat mencintai pondoknya. Rencananya beliau juga ada gambaran untuk memondokkan anak disana.

Sekedar catatan untuk menghindari kesalahpahaman, keadaan yang ditulis diatas adalah gambaran pada tahun 1997-2000 dan sangat dimungkinkan ada perubahan kondisi atau peraturan serta situasi yang berbeda dengan kondisi seperti yang ditulis diatas.

Jika ada keberatan maupun saran bisa menghubungi lewat email blog ini.

Terima kasih kepada nara sumber, semoga memberikan manfaat dan semangat bagi calon santri maupun wali santri serta bisa memberikan sedikit informasi yang dibutuhkan jika ada yang menginginkan.

Profil pondok pesantren Gontor 1 Darussalam Ponorogo Jawa Timur, asrama santri, kegiatan sehari-hari dan aktivitas

“Berdiri diatas dan untuk Semua Golongan”

Pondok gontor NU atau Muhammadiyah?

Mungkin ada beberapa calon wali santri yang bertanya apakah gontor itu NU atau Muhammadiyah? Setelah dirunut ternyata secara kelembagaan, pondok ini bukanlah NU atau Muhammadiyah. Seperti slogannya

“Berdiri diatas dan untuk Semua Golongan”

sehingga dari slogan ini akan batal jika berafiliasi ke salah satu organisasi atau golongan.
Secara alumni bukti netralitas bahwa bukan NU atau Muhammadiyah, disebutkan bahwa KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketua umum Nahdlatul Ulama) merupakan alumni ponpes Gontor Darussalam Ponorogo. Dan juga KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin yang biasa dikenal dengan Din Syamsudin (Ketua PP Muhammadiyah) merupakan alumni lulusan pondok pesantren daerah Ponorogo ini. Dari sedikit contoh dua alumni diatas maka kesimpulan bahwa ponpes ini bukan muhammadiyah ataupun NU. Umumnya ketika santri masuk menimba ilmu disini maka ketika pulang akan tetap pada organisasi asalnya. Yang NU tetap NU seperti biasanya dan yang Muhammadiyah akan tetap berkecimpung di Muhammadiyah.

Pondok pesantren Darussalam Gontor Ponorogo Alamat

Bagi yang ingin mengunjungi atau melakukan kontak telfon dengan pihak pesantren, berikut adalah alamat ponpes Gontor Darussalam Ponorogo : Desa Gontor, Mlarak, Gontor, Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63472 nomor Telfon (0352)311766

Asrama Pondok Pesantren Gontor Ponorogo

Keadaan asrama pondok ini bermacam macam. Umumnya terbagi dalam bangunan besar yang biasa disebut rayon. Dalam rayon terdiri dari banyak kamar. Dengan setiap rayon terdapat pengurus. Dan bagi setiap kamar ada pembimbing kamar yang disebut dengan mudabbir. Mudabbir berasal dari kelas 5 (setara kelas 2 SMA) dan sedikit yang berasal dari kelas 4 (setingkat kelas 1 SMA) dimana untuk kelas 4 ini satu asrama/rayon terdapat 2 orang mudabbir. Mereka ini dipilih dari para santri yang telah diuji kompetensinya. Keadaan kamar santri adalah berupa bangunan kosong dimana satu santri memiliki 1 lemari yang kira kira tingginya 140 cm dengan lebar sekitar 80 m. tentunya berbeda beda setiap desainnya. Lemari ibeli dari pondok pesantren. Kemudian masing masing santri memiliki kasur sebagai alas tidur. Jika malam tiba maka kasur di hamparkan di lantai. Sebelum subuh kasur kasur tersebut di tata oleh santri petugas piket. Umumnya bagi santri baru, satu kamar terdiri dari 20-30 anak, tergantung luas kamar. Karena satu kamar bisa berbeda ukuran. Dan pada kamar anak kelas satu terdapat jendela dan ventilasi. Bagi anak lama, umumnya satu kamar terdiri dari sekitar 10 santri (hal ini karena kapasitas dan luas bangunan). Untuk kriteria santri baru adalah santri kelas 1 atau santri takhashush ataupun santri kelas dua yang pindahan dari pondok pesantren yang lain)
Reservoir, kamar mandi dan toilet tersedia di setiap rayon. Sedangkan posisi jemuran umumnya berada di atas bangunan kecuali atap yang terbuat dari selain cor.

baca

Profil pondok pesantren Assalaam Solo

Pondok Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, Kehidupan sehari hari santri berdasar kisah alumni

Kehidupan sehari hari di pondok Al Munawwir Krapyak Yogyakarta

Pelajaran di pondok pesantren Gontor

Pelajaran dibagi menjadi dua yaitu pelajaran pagi dan pelajaran sore. Untuk pelajaran sore adalah pelajaran seperti umumnya sekolah dan ditambah dengan pelajaran kepondokan yang benyak bersifat menggunakan bahasa asing baik bahasa arab maupun bahasa inggris. Istilah

Kegiatan sehari hari santri pondok pesantren modern darussalam gontor ponorogo Jawa Timur

Dimulai Bangun subuh. Kira kira 15 menit sebelum azan waktu subuh. Bagi santri yang mendapat giliran piket kamar bertugas untuk menata kasur dan menyapu serta mengambil seember air. Santri lain wudhu dan mengaji di depan kamar. Selanjutnya tiba waktu sholat dimana para santri melaksanakan sholat subuh di kamar masing-masing untuk santri kelas 1-5. Sedangkan santri kelas 6 sholat subuh di masjid.
Selesai sholat subuh santri melanjutkan bacaan alquran kira-kira 15 menit. Fungsi santri piket mengambil air seember adalah untuk menyiram bagi santri yang kedapatan mengantuk 😀 sehingga bagi santri yang mengaji umumnya waspada supaya tidak kena guyur air oleh mudabbir. Pun begitu bagi santri lain juga bersiap siap menghindar cipratan hasil menyiram santri ngantuk. Selesai mengaji maka bagi santri yang tersiram bertugas mengepel air yang mengenainya. Ada hal otomatis umum terjadi yaitu ketika santri tersiram air biasanya reflek mengangkat al Qur’an supaya tidak ikutan basah terpercik air.

di guyur air

Hal kurang baik terjadi jika ada santri yang agak malas mengaji biasanya memakai trik pura pura sakit atau izin ke kamar mandi. 😀 namanya juga santri ribuan, pasti ada juga yang antik. Waktu selesai mengaji nya kapan? Biasanya tergantung waktu subuh jam berapa sehingga bisa jadi selesai mengaji jam 5.15 atau 5.30 WIB.
Kegiatan lanjutan selesai mengaji dinamakan dengan ilqo mufrodat/idiom. Yaitu penambahan kosa kata bahasa asing baik inggris ataupun arab berlokasi di depan kamar tempat mengaji sebelumnya. Dalam penambahan kosa kata ini santri diberikan kata atau kalimat dan dilanjutkan dengan praktek penggunaan dengan kawan yang biasa di sebut dengan conversation atau muhadatsah. Umumnya memakan waktu 15 menit.
Selesai lqo mufrodat atau idiom dan muhadatsah atau conversation adalah kegiatan individu santri seperti mandi, mencuci, persiapan pelajaran pagi yang di pondok darussalam gontor disebut dengan darsus sobah. Dilanjut dengan sarapan alias makan pagi. Aturan bagi santri baru, pukul 06.30 WIB harus sudah meninggalkan asrama. Bagi santri lama adalah jam 06.45. bagi yang terlambat akan mendapatkan hukuman yang di pondok biasa disebut dengan iqob. Macam macam hukuman seperti push up atau skot jum atau bisa juga mengucapkan kata yang ditentukan dari lokasi sampai sekolahan (misalnya I pormise I will never late again) atau apalah yang ditentukan. umumnya santri menamai hukuman mengucapkan kata berulang – ulang tersebut dengan nama ” NGERAP “. mirip menyanyikan rap khan? 😛

Pendidikan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor

Pelajaran di sekolah pagi (darsus sobah)

foto Sekolah Menengah AtasDarsus sobah adalah istilah untuk kegiatan belajar mengajar di pagi hari. Palajaran ini kira kira sama dengan pelajaran sekolah umum di tambah kurikulum dari ponpes. Sedangkan waktu istirahat sama seperti pendidikan umum, yaitu istirahat dua kali selama pelajaran pagi.
Pelajaran ini selesai saat sholat dhuhur. Sekitar jam 12.10 menit para murid istirahat, sholat berjamaah di kamar dan makan siang. Kira kira antara jam 13.30-14.200 WIB para santri melanjutkan kegiatan dengan Darsul Masa’

Darsul Masa’.

Yaitu pelajaran di sore hari selepas selesai pendidikan pagi. Perbedaan terletak pada pengampu dan pelajaran. Pada pelajaran sore hari yang mengajar adalah para senior kelas 6 yang terpilih sebagai pengampu. Dan nantinya nilai pendidikan sore hari ini tidak digabung dengan nilai dari darsus sobah atau sekolah di pagi hari. Untuk darsul masa’ di kelola oleh qismu ta’lim (bagian pengajaran)
Selepas darsus sobah. Dilanjut sholat berjamaah di kamar masing masing (bagi kelas 6 berjamaah di masjid) dilanjut dengan membaca alquran dan keperluan pribadi (istirahat, mandi, mencuci, dll).
Pada jam 16.30 untuk santri baru diharuskan sudah meninggalkan asrama menuju masjid.
Untuk santri lama jam 16.45 diwajibkan sudah tidak berada di area asrama menuju masjid.

jam belajar santri

Pada jam 17.00 WIB (jam 5 sore) seluruh santri (kecuali yang bertugas) diharuskan sudah berada di masjid. Jam 5-waktu magrib diisi dengan tadarus membaca alquran. Bagaimana yang telat? Tentunya ada konsekuensi atas keterlambatannya. Bisa push up, kemplang ataupun di skot jump, atau berjalan mengelilingi gedung atau asrama atau kompleks. Bagi yang sering terlambat akan ada panggilan selepas kegiatan sholat magrib.
Setelah sholat magrib biasanya banyak pengumuman. Umumnya pelanggaran, berita kehilangan dan yang lainnya.
Selesai sholat magrib para santri kembali ke kamar. Dilanjutkan tadarus perkiraan memakan waktu 15 menit. Selepas mengaji, para santri pelanggar bahasa dan ta’lim di hukum di depan rayon. Umumnya di hukum dengan cara mengucapkan kamus arab, membuat kalimat bahasa asing. Menghafal mufrodat, push up atau yang lain. Bagi santri lainnya kegiatan adalah makan malam.
Setelah makan malam dan sholat isya di kamar secara berjamaah, maka istirahat sebentar dan dilanjutkan dengan belajar rekan sekelas di ruangan yang telah diatur. Dalam belajar malam didampingi oleh wali kelas. Belajar bersama selesai jam 21.30 WIB dilanjut pulang asrama dan istirahat malam. Sebelum tidur berdoa bersama kemudian dilanjut di absen oleh mudabbir. Go to sleep. Begitulah kegiatan umum dari pagi sampai pagi.

Kegiatan rutin mingguan di PP Darussalam

Muhadloroh/latihan pidato

CAM02117Selain kegiatan rutinitas sehari hari, ada pula kegiatan yang bersifat mingguan. Yaitu Muhadloroh/latihan pidato. Kegiatan ini dilakukan dua kali dalam seminggu, saat itu hari selasa dan kamis. Jika selasa adalah latihan pidato bahasa indonesia maka hari kamis adalah latihan bahasa asing yaitu Arab dan Inggris. Bagi santri petugas khotbah maka diharuskan membuat text pidato dan sekitar dua hari sebelumnya sudah di stempel oleh bagian bahasa untuk pengesahan sebagai text pidato. Kelompok muhadloroh di oplos antar kamar antar kelas dalam satu angkatan dan didampingi oleh qismu ta’lim. Kegiatan ini dilakukan selepas sholat isya pada hari yang sudah dijadwalkan.

Libur Jum’at

Pada hari jumat para santri mendapatkan liburan. Akan tetapi libur disini sifatnya hanyalah libur pada pelajaran pagi hari. Dan kegiatan sore tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Pengarahan rois maskan yaitu pembinaan dari pimpinan rayon evaluasi dari kehidupan santri selama seminggu dan sebelumnya guna perbaikan perbaikan yang perlu di lakukan. Dengan adanya evaluasi dari kegiatan santri baik banyak pelanggaran atau ada problematika dihadapi santri diharapkan meminimalisir hal yang kurang baik serta meningkatkan kualitas santri.

Pelaksanaan hukuman.

Bagi para mudabbir akan mendapatkan hukuman apabila anak buahnya melakukan pelanggaran, bisa dikatakan kesalahan anak buahmu adalah kesalahanmu juga. Sehingga pada saat hari jumat banyak mudabbir yang menanggung hukuman karena kesalahan dari santri yang menjadi tanggungjawabnya.

Pramuka.

Di pondok pesantren darussalam gontor ada kegiatan pramuka dimana dijadwalkan pada hari sabtu dengan mengambil waktu pelajaran sore.
Jar sobah (lari-lari pagi). Dilakasanakan dua kali dalam seminggu dengan rute umumnya keliling pondok atau rute yang telah ditentukan oleh bagian olahraga.

Kegiatan Ekstrakurikuler di Pondok Gontor

CAM02558Setelah kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh santri, ada juga kegiatan yang sifatnya minat dan bakat. Bisa dikatakan sebagai kegiatan mubah bagi santri. Kegiatan kegiatan ini umumnya di sesuaikan dengan jadwal yang dibuat oleh para pengurus ekstrakurikuler. Apa saja kegiatan ekstrakulernya? Sebagian kegiatan ekstrakuriluler yaitu :

  • Musik
  • Qira’ah
  • Olahraga (futsal, basket, volley,
  • Silat, Perbeda (persatuan beladiri darussalam)
  • Senam yang biasa disingkat Persada (persatuan senam darussalam)
  • Fotografi
  • Kesenian, misalnya menggambar
  • Dan ekstrakurikuler yang lainnya.

Kekerasan di Pondok Pesantren Gontor

Umumnya pendidikan asrama terjadi kekerasan yang dilakukan santrinya. Akan tetapi dari pihak pondok pesantren mestinya sudah melakukan antisipasi dan system guna meminimalisir kejadian seperti itu dengan hukuman sampai dikeluarkan bagi pelaku kekerasan. Secara umum hukuman yang ada bersifat pendidikan dan olahraga ketahanan fisik seperti push up dan skot jump, potong rambut ala tentara sampai dengan gundul, ada juga di tampar 😀 . ada juga yang disiram guyur dengan air. ya biasanya dilakukan oleh mudabbir atau pengurus yang mana terjadi karena kesalahan santri. Dan skors serta hukuman terberat yaitu dikeluarkan dari pondok pesantren.

Catatan catatan unik

Penggunaan bahasa asing sehari hari di pondok pesantren

dalam rangka meningkatkan kemampuan santri, seperti umumnya pondok pesantren yang menekankan bahasa, santri diwajibkan menggunakan bahasa asing yaitu bahasa arab dan bahasa inggris. penggunaan bahasa ini sudah dijadwalkan dan ditentukan kapan penggunaannya. secara umum bergantian selama dua minggu. bahasa arab dua minggu dan kemudian bahasa inggris dua minggu selanjutnya. bagi pelanggar bahasa akan dikenakan pendidikan berupa pemanggilan dan pemberian iqob. apabila santri menggunakan bahasa daerah, maka rambut dicukur habis alias gundul. akan tetapi dalam prakteknya ketika santri berada di kamar masing masing kadang praktek menggunakan bahasa asing lebih kendor dalam aplikasinya karena menyulitkan dalam komunikasi. biasa jiwa korsa anak pesantren sehingga hampir tidak akan mencatat rekan sekamar bagi mereka yang menjadi jasus (mata mata bahasa karena melakukan pelanggaran bahasa sebelumnya). ada juga kasus yang langsung ditegur oleh ustadz karena menggunakan bahasa asing akan tetapi bukan pada jadwalnya. Menggunakan bahasa arab disaat waktu bahasa Inggris. apesnya di belakangnya adalah ustadz, akhirnya dipanggil ustadz. sang santri beruntung kaena tidak di gundul. akan tetapi di berikan hubungan mengucapkan “SPEAK ENGLISH WELL MY BROTHER” dari dia berdiri sambil berjalan sampai menuju kamarnya. 😀 untungnya dekat. kata sang santri, coba kalo disuruh jalan dari saat berdiri sampai rumah ustadznya. lumayan jauuuhh….

Puasa sunnah di Pondok Pesantren Gontor

IMG-20170603-WA0003Pondok pesantren memberikan perhatian lebih bagi santri yang melakukan puasa senin kamis dan puasa daud. Perhatian ini berupa menu sahur dan buka puasa yang berbeda dengan santri yang tidak berpuasa sunnah. Secara teknis menu para soimin adalah lebih enak bagi santri dan tentunya lebih bergizi. Misalnya kalau santri reguler mendapatkan lauk tempe bisa jadi mereka yang puasa diberikan lauk tongkol. Atau kalau yang lain jatahnya satu maka bagi mereka yang puasa mendapatkan jatah dua. Bagi mereka yang puasa, selepas magrib di bebaskan untuk tidak tadarus selepas magrib dan langsung bisa berbuka puasa di matbah atau dapur.
Teknis santri yang puasa adalah melapor kepada pengurus bahwa mereka berniat puasa senin kamis atau daud. Kemudian santri akan diberikan kartu sebagai indentitas dalam sahur dan berbuka puasa.

Menu makanan di PP Darussalam gontor

Dikisahkan bahwasanya secara umum menu yang ada di ponpes ini adalah umumnya tempe goreng, tahu, tongkol seminggu sekali, telur bulat ataupun telur dadar. Ayam goreng jarang disajikan. Menu favorit santri adalah tongkol.
Sedangkan sayurnya adalah sayur bening bayam ataupun kubis, sayur gori (nangka) jarang tersedia. Kemudian sambal dan kerupuk setia menemani saban hari.

Haris lail/penjaga malam di pondok pesantren

Untuk menjaga pesantren dari penyusup maupun pencuri, bagian keamanan menempatkan santri dilokasi yang sudah ditentukan. Penjaga bersifat bergilir dan sudah dijadwalkan perwakilan dari kamar. Dan piket rayon selama 24 jam bagi dua orang digilir setiap kamar. Mereka yang menjadi petugas mendapatkan rukhsoh/dispensasi untuk tidak masuk pelajaran sampai istirahat pertama, sholat magrib di kamar dan tidak mengikuti kegiatan yang telah di wajibkan.
Begitulah kisah kehidupan di pondok pesantren didasarkan kepada salah satu santri yang mondok sekitar tahun 2014.

Kantin di pondok pesantren

guna memfasilitasi santri yang menginginkan jajan, di kompleks pesantren terdapat beberapa kantin dan koperasi guna memenuhi kebutuhan. dengan adanya kantin dan koperasi menjadikan pesantren membuat peraturan bahwa bagi santri yang jajan atau makan di luar alias di warung sekitar bukan punya pondok pesantren akan di cukur gundul. yaitu masuk kategori pelanggaran sedang. sehingga diharapkan santri bisa mentaati peraturan yang ada. sedangkan pelanggaran berat hukumannya dalah dikeluarkan dari pondok pesantren, semisal mengambil barang santri lain tanpa hak (sepertinya pengecualian sandal sehari hari yang dipakai)

Hukuman di Pondok Pesantren Gontor

dalam pendidikan di pondok, guna menertibkan santri dan meminimalisir kesalahan dan pelanggaran para santri. ada hukuman atau iqob kadang disebut ta’zir bagi para pelanggar. macam hukuman bisa seperti membuat kalimat mencari mufrodat, berjalan atau berlari mengelilingi pondok pesantren, potong ala tentara, gundul, di skors dari sekolah, di keluarkan dari pesantren.

Buku Leger madrasah diniyah takmiliyah ula wustha dan ulya

Pada dasarnya buku leger berfungsi sebagai daftar nilai asli siswa (sebelum dipindahkan ke dalam buku laporan pendidikan). Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) online yang saya dapatkan.

baca :

Administrasi dan struktur Tata Kelola Madrasah Diniyah Takmiliyah MADIN MDT

KURIKULUM MADIN, KOMPETENSI LULUSAN MDT, PROSES PEMBELAJARAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH.

Kelengkapan Administrasi Madrasah Diniyah Takmiliyah

Selain kegunaan sebelum nilai nilai mudah di pindahkan ke rapot, fungsi lain yaitu sebagai arsip dan memudahkan pencarian data nilai murid jika terjadi kehilangan rapot ataupun ada persengketaan terkait nilai yang ada di rapot siswa. Untuk buku legger ini dibuat berdasarkan buku pedoman madin yang diterbitkan oleh kemenag atau kementerian agama yang dahulu bernama Departemen Agama alias Depag. Dalam buku leger ini memuat tentang : Lanjutkan membaca “Buku Leger madrasah diniyah takmiliyah ula wustha dan ulya”

Humor puasa di jebak es jeruk di taruh sembarangan.

sambil menunggu waktu selesai pekerjaan, iseng iseng membuka fb dan melihat status beberapa teman yang agak lama tidak dilihat.

salah satu status yang bikin sedikit geli adalah ketika seorang abah dari dua orang putra menulis ulang status dari status teman. bunyi status itu adalah :

SOPO IKI KURANG AJAR!!!

WIS NGERTI POSO, NDELEH ES JERUK SAK NGGON-NGON, ORA LEGI SISAN!!!

artinya :

SIAPA NIH KURANG AJAR!!!

SUDAH TAHU SEKARANG SEDANG PUASA, MENARUH ES JERUK SEMBARANGAN, UDAH GITU TIDAK MANIS LAGI (ES JERUKNYA)!!!

😀

episode lama tidak posting

Selamat Idul Fitri 138 H