Apakah lulusan pesantren bisa kuliah kedokteran

alumni pesantren kuliah kedokteran
source : pixabay

Pada saat riset keyword tentang lulusan pesantren melanjutkan study strata 1, saya menemukan keyword yang dicari yaitu pertanyaan apakah lulusan pondok pesantren bisa kuliah kedokteran?

Saya kira yang dimaksud orang orang mencari di mesin pencari tentang alumni pesantren dan melanjutkan ke kedokteran adalah dokter umum, bukan dokter hewan. walaupun begitu tidak ada perbedaan yang signifikan mengacu kepada kesempatan melanjutkan pendidikan s1 karena baik kedokteran umum maupun kedokteran hewan disediakan oleh beberapa kampus terkenal di indonesia. dan cenderung biaya untuk dokter umum lebih menyedot biaya lebih banyak. apalagi jika melanjutkan mengambil spesialis. diinfokan oleh rekan bahwa biaya untuk pendidikan spesialis penyakit dalam di estimasi oleh beliau nya sekitar 300-500 juta. setengah miliar bahasa kerennya. Jadi kalau anda bertemu dengan dokter spesialis anda bisa memanggilnya dengan manusia setengah miliar.

sebelum memasuki apakah alumni pesantren bisa kuliah di fakultas kedokteran ataupun tidak, akan disampaikan syarat umum yang harus dipenuhi ketika akan mendaftarkan di fakultas kedokteran

Syarat Umum mendaftarkan kuliah Fakultas Kedokteran

  1. Lulusan SMA/Sederajat (bisa madrasah aliyah/paket c/muadalah)
  2. Menyerahkan fotocopy yang disahkan (legalisir) dokumen dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, raport, KTP, kartu keluarga dll yang diminta oleh pihak kampus
  3. menyerahkan pasfoto terbaru
  4. membayar biaya pendaftaran dan mengikuti ujian masuk

Dengan persyaratan umum diatas maka bagi santri yang memiliki ijazah SMA/sederajat (umumnya santri memiliki nya) maka secara teknis alumni pondok pesantren bisa mengikuti seleksi untuk menjadi mahasiswa fakultas kedokteran di universitas. urusan diterima atau tidak tergantung dari hasil ujian seleksi. Apakah santri pondok pesantren mampu lolos untuk menjadi mahasiswa kedokteran? Saya mengenal beberapa alumni pesantren yang melanjutkan studi di fakultas kedokteran, pasti diluar mereka yang saya kenal masih banyak alumni pesantren yang belajar s1 di kedokteran. dan mereka yang saya kenal ada yang menjadi spesialis penyakit jantung, spesialis penyakit dalam.

Alumni pondok pesantren yang menjadi dokter

Untuk lebih kongkrit dalam fakta dan data bahwasanya alumni pondok pesantren bisa menjadi seorang dokter yang notebene mestinya sebelum menjadi dokter mereka terlebih dahulu menempuh pendidikan di kedokteran, kami berikan beberapa nama lulusan ponpes yang menjadi dokter

  1. dr. Mahendria Sukmana : Dokter Spesialis Jantung
  2. dr. Nur Ekasari, Univ. Andalas Padang, Sp.Pd. Spesialis penyakit dalam UNS Surakarta
  3. dr. Nina Anggraini Unisulla Semarang
  4. dr. Nurhayati, UPN Veteran Jakarta
  5. Nanang Arrahman, Unisulla Semarang

itulah beberapa nama yang menjadi dokter setelah sebelumnya menimba ilmu di pondok pesantren. Bagi para santri ataupun wali murid yang anaknya di pesantren bisa di semangati dalam belajar supaya bisa lolos ujian masuk di fakultas apapun yang di inginkan karena walaupun pendidikan di pondok pesantren akan tetapi akan tetap mendapatkan ijazah SMA atau yang sederajat guna melanjutkan kepada pendidikan yang lebih tinggi. selain itu jika hanya bermodal ijazah dan tanpa usaha belajar yang baik maka bisa jadi akan terlempar dari persaingan s1 dan hal tersebut saya rasa bukan hal yang bijaksana jika  kesalahan tidak lolosnya santri ditimpakan kepada pihak pesantren

baca

Iklan

Penulis: Gadung Giri

salam kenal

5 thoughts on “Apakah lulusan pesantren bisa kuliah kedokteran”

  1. Kalau saya sih optimis para santri ini tidak kesulitan diterima di jurusan kedokteran. Di pesantren kan mereka banyak hapal dengan kitab-kitab dan pelajaran tambahan. Jadi tinggal diasah lagi kemampuan mereka supaya bisa lolos di jurusan pilihan mereka. Paham ilmu agama dan menguasai ilmu dunia, ideal sekali itu.

    Suka

    1. yg susah lolos UMPTN nya mas. tapi skrg ada beasiswa dan PMDK dari kemenag. kayake bagi santri yang hafal 30 juz bisa masuk universitas yg telah bekerja sama tanpa tes dan dapat beasiswa.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s