Santri Putri, Ibu Rumah Tangga dan Wanita Karir

6281329987035Bagi santri putri lulusan pondok pesantren pastinya secara umum ketika sudah mencapai kedewasaan akan menjadi seorang istri, bagaimana posisi santri putri ketika bekerja? Untuk menjadi acuan dan wawasan bisa disimak tentang survey terhadap wanita yang murni IRT dengan wanita yang rangkap jabatan sebagai IRT dan wanita Karir.

Berdasarkan suatu survey yang bernama yougov dot com lembaga online di dunia maya yang saya ikuti (dan kalau ikut survey ini juga dapat bayaran walau ala kadarnya, kira kira utk ganti pulsa). Dalam survey ini ditanyakan kepada para ibu di wilayah asia tenggara, dan dari hasil survey ternyata ada perbedaaan antara satu negara dengan negara yang lain.

Secara umum untuk wilayah asia, wanita diharap tinggal dinggal di rumah dalam rangka mengurus anak anak serta kesejahteraan keluarga, pada waktu akhir akhir saat ini ada perubahan yang lumayan terasa terkait jumlah wanita menikah yang terjun dalam karir yang berorientasi pendapatan untuk mencapai kesuksesan secara istri atau ibu dan sukses bidang pekerjaan.

baca Profesi lulusan pesantren

baca Alasan santri pindah dari pondok pesantren

baca Artis pernah di pondok pesantren

Pada survey wilayah pasifik yang merangkap jabatan sebagai ibu rumah tangga dan wanita karir atau wanita pekerja mencapai jumlah 60 persen dengan negara indonesia mendapat peringkat paling akhir sebanyak 51 persen dan tiongkok sebagai top peringkat dengan presentase mencapai ¾ dari yang di survey atau sebanyak 75 persen.

Umumnya para responden menganggap wanita akan lebih ideal jika berposisi sebagai ibu yang bekerja dengan dukungan lebih tinggi dari responden perempuan 67 prosen yang berlatar pendidikan lebih tinggi, sedangkan dari wanita dengan pendapatan tinggi didapat 60 persen. Secara negara Tiongkok memiliki prosentasi sangat tinggi mencapai 80 persen dan dari indonesia mendukung ideal wanita bekerja setengah dari responden atau sekitar 51-52 persen.

Selanjutnya jika pertanyaan dilemparkan kepada para ibu berperan ganda sebagai pekerja dan IRT akankah tetap dalam kondisi sekarang? Ada yang beranggapan bahwa berperan ganda IRT dan pekerja lebih baik dari IRT saja sebanyak 36 persen, dan yang berpendapat Ibu Rumah Tangga lebih ideal adalah seperlima (1/5) alias 20 persen.

evimumtazYang disuka oleh IRT dalam menjalankan perannnya, sebanyak 64 persen berpendapat dapat memantau tumbuh kembang anak, sedangkan 57 persen bisa mendampingi anak dalam berbagai kondisi.

Sedangkan yang tidak disuka oleh wanita non karir yaitu tidak berkontribusi terhadap keuangan keluarga sebanyak 65 prosen dan sebanyak 47 prosen mengatakan tidak punya hal dibanggakan terkait dengan karier.

Hal yang disukai ibu pekerja ketika menjalankan peran tersebut salah satunya, Pertama bisa membantu perekonomian keluarga sebanyak 69 persen. Kedua jadi contoh yang baik dalam bekerja keras bagi keturunannya sebanyak 35 persen.

Hal yang tidak disuka sebagai Ibu yang bekerja untuk para wanita karir adalah saat anak sakit tidak bisa menunggui mencapai 51 persen dan selanjutnya tidak bisa penih mendidik anak anak sebanyak 47 persen.

Apapun pilihan sepertinya ada plus minusnya semoga bisa dijalani dengan ikhlas baik dan semoga mendapat keridhoan.

Iklan

Penulis: Gadung Giri

salam kenal

4 thoughts on “Santri Putri, Ibu Rumah Tangga dan Wanita Karir”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s